Senin, 14 November 2016

cara merawat tanaman padi panen melimpah

Merawat Padi Dengan Mudah

cara merawat tanaman padi panen melimpah
cara merawat tanaman padi panen melimpah
petanilampung.com sebelumnya saya sudah membuat artikel cara menanam padi pada artikel kali ini akan membagikan cara melakukan perawatan pada tanaman padi. Padi adalah tanaman yang membutuhkan peraawatan agar padi tumbuh subur dan hasil produktifitasnya bagus agar menghasilkan panen yang melimpah. berikut cara merawat padi antara lain


CARA MERAWAT PADI YANG BENAR

  • Pemupukan

Pemupukan sebaiknya dilakukan sebelum dan sesudah ditanam suapaya tanahnya subur/gambus. pada pemupukan sebelum ditanam padi kita guanakan pupuk organik/atau kandang, caranya ditaburkan kelahan bersamaan pada saat dilakukanya pembajakan gunanya pupuk dapat tercampur merata. Dan pemupukan sesudah ditanam kita menggunakan (urea,phonska,kci)  kita lakukan pemupukan dengan 3 tahap:

  1. Tahap pertama pada usia padi 10-12 hst  setelah ditanam (kimia)dengan dosis ure 100kg/ha, SP-36 50kg/ha, KCI 75kg/ha
  2. Pemupukan tahap kedua pada usia padi 25-30 hst dengan dosis urea 150kg/ha, phonska 75k/ha, KCI 90 kg/ha
  3. Pemupukan tahap ketiga pada usia padi 40-45 hst dengan dosis urea 200kg/ha, za 100 kg/ha, KCI 100kg/ha
  4. Pemupukan tahap keempat pada usia padi 66-100 hst dengan dosis urea 250kg/ha, za 120 kg/ha, KCI 110kg/ha
  5. Pemupukan dapat dilakukan dengan cara menaburkan pupuk ke area sawah secara merata.

  • Penyulaman

Penyulaman dapat dilakukan pada usia padi 1-2minggu, penyulaman dilakukan karena tanaman padi yang berusia mudah (1minggu) mati atau terkena penyakit, penyulaman adalah cara petani menyelipkan bibit yang bagus ketempat bibit yang rusak atu mati.


  • Pengairan

Pengairan dilakukan  pada waktu penyiangan gulma dan pemberian pupuk. Pengairan dilakukan gunanya menjaga kelembaban tanah, agar tanah tidak mengalami kekeringan dan tidak merusak padi, pengairan dapat dilakukan jika pada musim kemarau atau kekurangan air, pengairan minimal tinggi air sekitar 2-3 cm.

  • Penyiangan

Penyiangan dilakukan jika disekitar tanaman padi ada rumput/gulma atau usia(2-3minggu), rumput atau gulma dapat mengganggu pertumbuhan padi, sebaiknya lakukan penyiangan/gosrok agar urmput hilang, atau melakukan penyiangan kita bisa lakukan dengan cara manual yaitu mencabut rumput dengan tangan, proses ini akan memakan tenaga  dan dibutuhkan keterbiasan,karena kalo gak terbiasa tangannya krasa keju-keju/pegel bahkan kyak mau patah hehehhe,lakukan penyiangan dalam jangkah 10 hari.

  • Pengendalian hama dan penyakit

Hama dan penyakit  ini sering kali mengganggu pada tanaman padi  pada usia muda sampai menjelang tua.jenis-jenis hama padi antara lain :wereng coklat,wereng hijau,hama ganjur,belalang, hama putih palsu, penggerek batang padi , walang sangit, tikus, burung, orong-orong,keong.
Penyakit padi antara lain:hangus palsu, bercak coklat, bercak pelepah daun, bercak garis, kerdil rumput, kresek, tungro, kerdil hampa. Dampak dari hama dan penyakit  tersebut adalah tanaman padi btanagnya patah,daunnya mengering, memperlambat pertumbuhan, bahkan mati. pengendaliannya dengan cara penyemprotan fungisida dengan bahan aktif pestisida.

  • Panen dan pasca panen

panen dilakukan apabila padi sudah cukup umur, kriteria tanaman padi adalah daun telah menguning 90%,bijinya sudah keras, warnanya kekuningan, kadar air 20 – 30 %.cara panen padi adalah dengan cara mengaret/menggunakan alat pemotong padi,setelah itu kita geblok/pisahkan biji dengan batang padinya.

Demikian artikel saya tentang cara merawat dan mengatasi penyakit padi,semoga bermanfaat. salam petani lampung.

berkomentar dengan sopan dan bijak karena komentar adalah salah satu ciri khas dari dirimu sendiri, WARNING jangan masukan link aktif !
EmoticonEmoticon